Di era abad 21 ini, teknologi adalah alat, dan kendalinya ada pada pola pikir kita. Menguasai empat aplikasi dalam satu waktu bukanlah hal yang mudah, namun anak-anak kita berhasil membuktikan bahwa mereka mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan berinovasi. Ingatlah, kreativitas yang sesungguhnya lahir ketika kita mampu menggabungkan kemampuan teknis dengan empati

untuk menyelesaikan sebuah masalah. Jadikan teknologi sebagai wasilah untuk menebar kebaikan, menyebarkan dakwah, dan memberikan manfaat yang luas.
Menyiapkan generasi tanggap teknologi tidak sekadar teori, tapi praktik nyata! Dalam kegiatan Digital Project kali ini, murid-murid kelas 7 SMPIA 1 Kebayoran Baru ditantang untuk menjadi kreator digital yang kritis dan inovatif.Berbekal iPad, anak-anak hebat ini mendalami 4 aplikasi desain dan editing kunci. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai di akhir sesi: mereka harus meramu sebuah video resolusi masalah berdasarkan tema studi kasus yang diberikan! 🎬💡Dari riset, storyboarding, desain elemen visual, hingga proses editing akhir—semuanya mengombinasikan kekuatan dari 4 aplikasi yang telah dipelajari. Hasilnya? Mahakarya visual yang tidak hanya keren secara teknis, tapi juga tajam dalam menyampaikan pesan!


 

 

Postingan Terkait